Facebook Facebook Facebook Facebook
This is an example of a HTML caption with a link.
Showing posts with label tutor komputer. Show all posts
Showing posts with label tutor komputer. Show all posts

Jangan Lakukan 7 Hal Ini pada Laptop Anda

0 comments


Merawat laptop bukanlah hal yang susah. Tetapi jika disepelekan Anda akan menyesal karena laptop bisa saja rusak secara tiba-tiba karena kejadian yang datang secara mendadak tanpa diduga. Ini 7 larangan yang harus Anda patuhi:
1. Jangan memasukkan laptop yang habis digunakan langsung ke dalam tas laptop. Hal ini dikarenakan laptop yang baru saja digunakan biasanya masih menyimpan panas berlebih. Saat langsung dimasukkan tas, panas ini tertahan cukup lama dan tidak akan mudah berkurang. Akibatnya akan berpengaruh kepada komponen listrik yang ada di dalam laptop.

2. Jangan mencharge laptop secara berlebihan, artinya cabutlah charge dari stop kontak listrik jika baterai telah penuh dan charge lagi jika baterai telah berkurang hingga 40-50 %. Hal ini sangat bermanfaat untuk menjaga keawetan baterai dan penghematan energi.

3. Jangan menggunakan laptop di dekat makanan maupun minuman karena dikhawatirkan makanan atau minuman kita tumpah dan mengenai laptop kita. Tentunya ini harus menjadi perhatian untuk Anda yang sering ngobrol di kafe sambil buka laptop dan minum Caffe Latte :D
4. Jangan menyentuh layar LCD dengan benda-benda keras seperti ballpoint. Hal ini sering terjadi saat kita secara tidak sengaja menunjukkan sesuatu yang ada di layar LCD saat belajar maupun presentasi.
5. Jangan meninggalkan laptop Anda di tempat umum, seperti meja kuliah maupun di restoran hanya karena untuk hal sepele seperti ingin mencuci tangan atau membuang sampah, kecuali Anda yakin laptop selalu dalam keadaan aman.

6. Jangan memasukkan laptop berjejal-jejal dengan benda lain dalam tas, misalnya buku, ompreng makan siang, dan lainnya. Gunakan tas khusus laptop untuk pengamanan terbaik.

7. Jangan menaruh laptop di lantai sembarangan, bisa-bisa terinjak orang yang lewat atau digigit sama anak Anda yang masih bayi.
Sumber: tipskomputer

Perbedaan Mendasar Windows 7 dan 8

0 comments

 
Windows 8 kini sudah dapat dibeli dan digunakan. Mengusung tampilan yang modern dan futuristik, menyimpan banyak sekali hal yang berbeda dari versi sebelumnya yaitu Windows 7. Maka sebaiknya sebelum membeli dan menggunakannya, anda mengetahui perbedaannya terlebih dahulu.
Berikut adalah 8 perbedaan antara Windows 8 dan Windows 7:
1. Fitur Touch Screen
Perbedaan yang sangat mencolok antara Windows 8 dan Windows 7, walaupun pada Windows 7 sebenarnya sempat diterapkan tetapi tidak mendapat hasil yang maksimal. Maka dari itu pada Windows 8 ini penerapan layar sentuh semakin disempurnakan. Tentu saja penggunaan fitur touch screen ini harus didukung dengan hardware dalam hal ini monitor yang juga support untuk penggunaan layar sentuh, atau dapat menggunakan trackpad buatan Microsoft.
2. Tombol Start
Berbeda dengan Windows 7 yang dimana tombol start-nya selalu terlihat, tetapi Windows 8 memiliki tombol start yang disembunyikan. Tombol yang lebih mirip denganlayar home pada Windows phone dan hanya muncul ketika kursor mouse berada di pojok kiri bawah.
3. Fitur Multi Monitor yang lebih baik
Menggunakan lebih dari satu monitor memerlukan manajemen desktop yang baik. Sekarang anda dapat membuka layar Start pada salah satu monitor dan layar desktop pada monitor lainnya, serta background berbeda pada tiap monitor.
4. Fitur Charms
Windows 8 menggunakan fitur charms yang dapat digunakan untuk mengakses menu Search, Share, Device dan Settings, dengan mengarahkan kursor mouse ke sebelah kanan layar.
5. Search dan Social Windows 8
Selain fitur Charms, menu Search juga bisa dilakukan di menu Start seperti pada Windows 7. Di Windows 8, anda dapat dengan mudah dan cepat mengakses jejaring sosial dengan adanya aplikasi Facebook, Twitter, dan Linkedln yang sudah otomatis terdapat di tampilan. Bisa menerima langsung notifikasi dari jejaring sosial tersebut.
6. Windows 8 miliki Device ARM
Jika sebelumnya Windows hanya mendukung PC dengan prosesor AMD atau Intel yang x86-based, kini Windows 8 juga bisa digunakan pada beberapa device yang menggunakan ARM. Hal ini dilakukan untuk bisa bersaing dengan iPad dan tablet Android. Namun, hanya Windows 8 jenis RT (Run Time) saja yang memiliki device ARM ini.
7. Windows Store
Windows Store adalah bagian utama dari Windows 8 yang menyediakan berbagai macam aplikasi, baik yang gratis maupun yang berbayar. Jika aplikasinya sudah mesti di-update, Anda dapat dengan mudah mengunduhnya, semudah memperbaharui aplikasi pada iOS atau Android. Windows Store ini termasuk dalam fitur andalan Windows 8.
 
8. Fitur Cloud Windows 8
Kini, ada fitur Cloud di Windows 8. Dengan fitur ini, anda bisa mensinkronisasi file ke aplikasi Skydrive. Selain itu, bisa menyimpan data dari atau ke Skydrive.

Tentang Perbedaan Windows dan Linux

0 comments

Sebagai SO server, Linux dirancang untuk tidak sering dimatikan dalam pengoperasiannya. Pencegahan memory leak di Linux mendapat porsi perhatian yang lebih besar dibanding pada Windows. Artinya, ketersediaan porsi memori yang bisa digunakan boleh berkurang pada Windows karena toh dalam waktu tidak lama sistem akan dijalankan mulai dari awal lagi.
Perbedaan windows dan linux dapat dijabarkan sebagai berikut

1. Awal perkembangannya.

Windows berkembang dari dunia komputer mikro yang serba personal. Karena khusus untuk kebutuhan desktop, Windows sangat memfokuskan diri pada kesederhanaan penggunaan, pendekatan pada sisi end user dsb.



Linux berkembang dari dunia Unix dengan segala persoalan multi-tasking dan multi-usernya. Dengan kata lain, Linux dirancang dengan karakteristik server atau workstation high-end. Linux juga dikembangkan dengan kemampuan jaringan cukup tinggi dan sejak awal hidupnya sudah berusaha untuk berjalan pada berbagai arsitektur komputer, sehingga Linux tidak menjadikan kebutuhan desktop sebagai tujuan besar

2. Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI)

Jika dilihat dari sisi HAKI, SO Windows dan kebanyakan program-program aplikasinya, kepemilikan lisensi (rata-rata berharga $200 USD) merupakan sarat mutlak untuk penggunannya.

Sementara Linux dan program-program aplikasinya dilain pihak berlisensi gratis dan justru mendorong para penggunanya untuk menyebarluaskan perangkat lunak tersebut.

3. Kelengkapan Program
Windows tidak menyediakan banyak program setelah diinstal. Kalaupun ada mungkin hanya Internet Explorer, Media Player, Notepad, dan beberapa program kecil lainnya.Sekalipun Linux juga sebagai SO, setelah diinstal, akan ditemui banyak program dari hampir semua kategori program seperti Office Suite, Multimedia (Sound, Video, Graphics), Internet (Browser, Email, Chat, Downloader, Messenger, Torrent, News), 3D, Games, Utility, dll.

4. Program Aplikasi

Windows unggul untuk aplikasi Office-nya. Diakui bahwa Microsoft Office termasuk tool yang sangat enak untuk bekerja di PC seperti menyiapkan presentasi, tulisan, laporan, agenda dll. Linux unggul dalam aplikasi Webserver, proxy server, firewall, mail server, Samba dll. Pada aplikasi server umumnya X-Windows tidak lagi digunakan di Linux, oleh karena itu Linux biasanya lebih hemat resources (memory & harddisk) di bandingkan Windows. Sementara komunitas Linux juga berusaha keras untuk mengejar ketinggalannya dalam aplikasi Office-nya dengan mengembangkan StarOffice yang dimotori oleh Sun Microsystems agar dapat digunakan secara cuma-cuma di atas Linux.

5. Konfigurasi Sistem
Berbeda dengan program Windows yang sudah siap pakai, di Linux ada kalanya perlu menyunting file secara manual melalui command line. Tetapi dengan adanya PCLINUX Control Center, konfigurasi sistem bisa dilakukan dengan mudah. PCLINUX memiliki deteksi perangkat keras yang baik sehingga hampir semuanya berjalan secara otomatis. Dan hampir semua program di PCLINUX disertai dengan konfigurasi yang juga sudah siap pakai

6. Dukungan Perangkat Keras
Tidak seperti kemudahan yang ditemui di Windows, terkadang suatu hardware tidak bisa bekerja di Linux. Hal ini bisa terjadi karena pembuat hardware tidak menyediakan driver versi Linux. Untungnya, belakangan ini cukup banyak vendor yang sudah memberikan dukungan driver Linux. Dan pengenalan Linux akan hardware semakin lama semakin meningkat sehingga mulai jarang terdengar permasalahan hardware di Linux.



7. Manajemen Proses

Apabila kita tekan tombol Crtl-Alt-Del pada saat sistem menjalankan Windows akan terlihat sejumlah proses yang sedang berjalan. Kalau dihitung dari 10 dan pengguna biasa bisa mengenali sebagian besar proses-proses ini.



Bila kita kirim perintah ps ax pada sistem Linux akan terlihat keterangan bahwa ada lebih dari 20 proses sedang berjalan. Mereka yang tidak mendalami sistem operasi tidak akan bisa mengenali sebagian besar dari proses-proses tersebut.



8. Sistem File

Windows menggunakan FAT dan NTFS. Windows tidak membedakan penggunaan nama file dengan huruf besar dan huruf kecil (case insensitive). Windows mengenal juga istilah drive untuk device dan partisi. Windows memiliki MyComputer sebagai root, yang didalamnya terdapat berbagai drive dan device. Windows juga tidak bisa membaca file sistem Linux (tanpa memanfaatkan program terpisah). Di sistem file, ekstensi nama file di Windows memiliki peranan penting.

Sementara Linux menggunakan ext2, ext3, reiserfs, xfs, jfs dan lain sebagainya. Linux dapat membaca dan menulis ke FAT32, dan dapat membaca dan menulis NTFS (eksperimental dan memanfaatkan proyek terpisah). Linux membedakan penggunaan huruf besar dan kecil dalam berbagai aspek penggunaan sistem operasi. Di Linux, istilah drive tidak digunakan. Yang digunakan adalah direktori biasa. Apabila dibandingkan dengan Windows, Linux mengenal direktori root (disimbolkan dengan /), yang didalamnya terdapat berbagai direktori dan device. Di Linux, ekstensi nama file tidak memiliki peranan penting.

9. Waktu Pengoperasian

Sebagai SO personal workstation, Windows akan sering dimatikan apabila ditinggalkan pemiliknya untuk menghemat listrik karena tidak akan ada orang lain yang akan menggunakan komputer itu.



Sistem Linux dirancang untuk bisa digunakan bersama-sama oleh banyak orang. Karena itu perlindungan berkas dan proses-proses milik seseorang terhadap orang lain menjadi porsi besar dari perhatian perancangnya. Pada sistem Linux (dan Windows NT/2000/XP) identifikasi user sangat menentukan hak akses pengguna. Karena itu akan banyak ditemui pengguna Linux yang bekerja dengan user root (nama super user di dunia Unix).



10. Proteksi Sistem

Karena sistem Windows biasanya digunakan orang tertentu saja, maka sistem proteksi berkas-berkas di komputer tidak menjadi perhatian utama dalam perancangan Windows. Kapanpun pengguna Windows bisa menghapus, mengganti nama, memindah lokasi direktori file apapun yang ada di sistem. Login bukanlah keharusan bagi pengguna Windows 9x. Dengan cancel login prompt, bisa didapatkan hak akses segalanya.

Meskipun sama-sama sebagai sistem operasi (SO) komputer, Linux dan Windows memiliki perbedaan dalam banyak hal. Karena merupakan dua dunia yang berbeda, maka hampir semuanya bisa berbeda. Software yang didesain khusus untuk Windows tidak akan berjalan pada Linux, demikian juga sebaliknya.

11. Menangani Crash
Dibandingkan dengan Windows 95/98/ME, Linux jauh lebih stabil. Namun jika mengikuti petunjuk sistemnya dengan baik, Windows XP juga cukup stabil.Unix dan Linux mempunyai sifat multi-user. Linux menjalankan aplikasi secara berbeda dengan Windows. Ketika suatu aplikasi terkunci, Anda dapat mematikannya dengan mudah. Cukup menekan kombinasi tombol Ctrl + Esc, dan dapat memilih aplikasi (atau proses) mana yang bermasalah. Dan jika sistem grafis yang terkunci, bisa berpindah ke command-prompt (dengan menekan Ctrl+Alt+F1) dan membunuh proses software secara manual. Juga tersedia pilihan untuk merestart desktop saja dengan menekan Ctrl+Alt+Backspace. Ini berarti tidak harus melakukan reboot sekalipun sistem Linux sedang mengalami masalah.

12 Sistem Sistribusi

Windows hanya mengenal satu distribusi yaitu Microsoft. Sementara, Linux mengenal banyak distribusi yang merupakan kumpulan kernel Linux, pustaka – pustaka sistem, dan software – software yang dibungkus dengan prosedur tertentu. Yang membedakan antar distribusi bisa saja pada semua bagian tersebut (kernel yang berbeda versi dan pengaturan, software dan pustaka yang berbeda), termasuk prosedur pemaketannya.



Kemungkinan Migrasi

Di satu pihak, Windows dalam perkembangannya menyatu dengan garis produksi server NT menjadi Windows 2000 dan kemudian Windows XP. Di lain pihak, masyarakat opensource terus mengembangan user interface grafis untuk meningkatkan kenyamanan Linux untuk penggunaan sebagai workstation pribadi. Sejak kemunculan Windows 2000 dan perkembangan user interface grafis di Linux, mulai bisa dilihat kesetaraan Windows dan Linux yakni sistem operasi untuk server dan juga untuk workstation.

Migrasi pengguna dari Windows ke Linux dan sebaliknya tidak dapat terjadi secara spontan

Sumber :dunia lukisan blog

Panduan untuk memahami LINUX

0 comments

Dalam awal belajar linux, teman tentu belum terbiasa dengan kata-kata atau istilah baru diseputarnya. Sebenarnya masalah ini hanya “nama lain” dari suatu yang sama namun agak sedikit berbeda. Berikut ini adalah panduan bagi teman-teman untuk memahami tutorial, cara pakai atau semacamnya dalam LINUX :


1.Dimana “partisi C” dalam LINUX?
Dalam dunia Windows, bagian jantung dari sistemnya adalah partisi C. Nah, kalau teman ingin tahu “partisi C” dalam Linux, ini jawabannya : Sistem inti dimiliki setiap user yang tersedia –dibuat- pada computer tersebut. Jantungnya berada di folder home, atau bisa saja foldernya bernama seperti nama usernya. Jadi dalam Linux, tidak ada partisi, semua berbentuk Folder. Dan folder paling krusial adalah folder root, dialah folder milik “penguasa” komputer. Kalau teman berpikir dalam partisi “C” terdapat Program Files dsb, di LINUX berada di folder File System


2.Tipe desktop
Ada 3 tipe desktop dari banyak lainnya yang terkenal : GNOME, KDE, Xfce. GNOME adalah “tampilan” khas Linux, dia amat simple, tapi powerful dan ringan, tipe ini kalau di otak-atik akan bisa menyamai indahnya dektop MacOS X. saking simpelnya, tidak ada istilah apply, tapi langsung OK atau bahkan close dalam dialog boxnya, GNOME akan seru bagi orang yang ingin benar-benar LINUX. KDE, dektop ini berasa “mirip” windows, Karen atampilannya kokoh dan lengkap banget pilihan dialognya. Bagi yang baru pindah ke LINUX, KDE bakal familiar dengan kamu. Berikutnya Xfce, dektop ini adalah desktop yang sengaja dibuat bagi koputer dengan hardware minim, atau bisa dibilang computer tua. Walau gitu, tampilannya menawan namun terdapat keminiman fasilitas, ya karena keterbatasan hardware tadi.


3.DImana Control Panel dalam UBUNTU?
Di desktop GNOME, Control panelnya tersebar, ada di bagian awal desktop, daerah panel bernama System, bagi add/remove programnya ada di bagian panel Applications. Di desktop KDE contohnya distro Kubuntu-turunan Ubuntu yang pake tipe dektop KDE-, ya mirip windows tempatnya. Sedangkan Xfce, mirip kayak GNOME.


4.Pengertian user dan root
Nah, sebenarnya user dan root sudah umum dimengerti, tapi akan saya jelaskan nih. User adalah pengguna biasa yang punya keterbatasan akses terhadap sesuatu yang krusial, misalnya untuk menginstal suatu program, ia akan terlebih dahulu ditanya passwordnya. Ini juga yang mengakibatkan sulitnya virus hidup di lingkungan Linux. Sedangkan root, kalau teman punya passwordnya, bakal bisa ngapain aja di komputer itu. User biasa bisa jadi root dengan mengetikkan perintah di terminal sudo –s atau su


5.Bekerja dengan folder / directory
Dalam Linux, “folder” dinamakan directory. Folder dapat dibuat dengan klik kanan dan pilih new folder. Nah, kalau misala teman pernah mendapati tutorial di internet untuk mengetikkan perintah “cd” itu sama artinya dengan masuk ke folder. Contoh cd Desktop, berarti masuk ke folder yang bernama “Desktop”. Ada lagi misal cd /media/jaunty/jack/ maka itu berarti masuk folder media, lalu masuk folder jaunty dan kemudian masuk folder bernama jack. Perlu tahu juga, kalau dalam LINUX penulisan sesuatunya “case sensitive”, jadi huruf kecil tidak sama dengan huruf capital, jadi desktop tidak sama dengan Desktop loo.


6.Hidden file?
Jangan kaget kalau file yang hidden dalam Windows, bisa kelihatan dengan jelas jika dibuka dengan Linux. Sebab sistem hidden filenya beda. Kalau di Linux, untuk membuat file /folder menjadi hidden, hanya perlu rename dengan tanda titik didepannya, contoh : “.DEBS”, karena perbedaan ini, yang hidden di Linux juga bakal keliatan kalau dibuka di Windows. Jadi adil juga sih,hehehe.


7.Tentang * dan #
Kalau teman cek pulsa, biasanya diawali * dan diakhiri #. Arti *dalam tutorial atau cara pakai adalah “apapun nama filenya yang penting ekstensinya”, “atau semua yang berekstensi”. Misal, *.deb, berarti semua file yang berkestensi deb. Nah, kalau #, dalam bahasa pemrograman juga berarti kalimat yang diawali dengan # berarti hanya komentar/catatan, bukan perintah yang harus dijalankan. Teman akan akrab dengan # saat sudah agak mahir dan ingin eksplorasi lebih dalam pada LINUX.


8.Binatang *.deb, *.rpm, *.tar.gz?
Nginstal program? Nyari-nyari file *.exe tapi gak ketemu? Ya memang gak ada. Di Linux, paket aplikasi yang nantinya teman mau install berekstensi *.deb untuk distro turunan Debian, contohnya Ubuntu. Dan *.rpm untuk turunan Red Hat. Keduanya bisa dikonvert, tapi gak jaminan berhasil 100 %, aplikasi converternya bernama Alien. Nah, kalo *.tar.gz, itu mirip dengan *.zip, *.rar, jadi itu adalah file yang dikompres ukurannya yang sewaktu-waktu bisa diekstrak lagi.


9.Ubuntu tidak sama dengan LINUX ?
“Kamu pake Ubuntu apa LINUX?”, bener gak ya pertanyaan itu? Yang bener, Ubuntu adalah termasuk jenis, atau akrab dinamakan distro, singkatan dari distribution LINUX. Jadi Linux itu distronya macem-macem, ada Red Hat, Fedora, Debian, Slackware, Ubuntu, PCLinux OS, Dream Linux, Karoshi, Zeneduc, Open BSD, Open Solaris, OpenSUSE, sampai distro khas Cirebon bernama Xintren-hasil karya CITC, partner KINCIR-, juga insya Allah akan dibuat distro KINCIR.


10.~$ apaan tuh?
Dalam tutorial di internet, sering banget ada symbol ini, artinya adalah “apapun nama user lo, yang penting ketik perintah setelah tanda ini”, jadi ~ adalah nama user/home. Juga home bisa berbentuk dalam perintah ~/. Jadi jangan bingung ya, symbol ini jangan dianggep.


11.Binatang LIVE CD?
Konser musikkah? Live CD adalah cd/dvd/usb unutk mencoba memakai linux tanpa menginstallnya di komputer. Hebat kan? Live cd dijalankan dengan boot komputer awal dengan memilih medianya sebagai first boot. Ini bisa di setting dulu lewat BIOS, kalo gak ngerti, teman bisa nanya lebih lanjut. LIVE CD bisa dipake untuk menyelamatkan data saat WINDOWS/LINUX punyamu rusak atau hang, Live cd bisa juga sebagai media untuk membackup data dan memartisi.


12.Bash, terminal, konsole, or what ever
Nama-nama itu adalah nama lain dari command prompt atau interface berbasis teks, bukan gambar.


13.Binatang repository?
Repository atau biasa disingkat Repo adalah paket-paket program yang tersedia untuk diinstalkan pada Linux kamu. Jadi semacam kumpulan ribuan master, hebat kan? Repo bisa berbentuk softcopy *.iso atau udah dibakar dalam 3-6 DVD, atau juga repo online yang disediakan di internet.


14.Nautilus?
Ini apaaaa lagi Nautilus adalah windows explorernya Linux, ada juga sih tipa lain, tapi yang paling terkenal ya ini. Kalau teman ingin menjalankan explorer lewat terminal/command prompt, ketik nautilus. Ketik perintah sudo nautilus lalu enter dan masukkan password teman (password dalam terminal gak dilihatin dalam bentuk asterisk * kayak saat ambil ATM, jadi ketik aja terus enter, jangan bingung). Nautilus ini bisa ngapus file-file virus, seperti autorun.inf dan RECYCLE yang ada gambar gemboknya dengan mudah.

Sumber : Yandriana, Inspiring Teacher

Cara Mengatur Halaman Awal Default Mozilla Firefox

0 comments

Terkadang setelah kita melakukan instalasi sebuah software, maka aplikasi baru tersebut akan melakukan perubahan terhadap setting komputer. Pada saat melakukan instalasi, kita memang bisa tidak menyetujui adanya perubahan tersebut. Dan hal tersebut terlewat sehingga komputer menjadi tidak sesuai dengan yang kita inginkan.

Salah satu pengaturan yang sering mengalami perubahan kala menginstall sebuah software adalah halaman awal browser, dalam hal ini adalah Mozilla Firefox. Biasanya, setting halaman awal tersebut akan berubah menjadi search engine selain Google. Namun jangan khawatir, meskipun telah terjadi perubahan pengaturan, Anda bisa mengembalikan settingan Firefox sesuai dengan keinginan Anda. Caranya pun cukup mudah, Anda tinggal mengikuti langkah-langkah di bawah ini.


1. Buka menu Tool kemudian pilih Options.
2. Selanjutnya, akan muncul window Options yang memiliki beberapa tab. Salah satunya adalah General.


3. Pada tab General, terdapat opsi When Firefox Starts yang memiliki tiga pilihan.
- Show my home page
- Show blank page
- Show my windows and tabs from last time. 4. Biasanya perubahan setting yang terjadi saat menginstalasi sebuah software adalah Home Page. Dan, Home Page, Anda bisa memasukkan situs yang ingin Anda buka pada awal ketika Anda memakai Firefox. Dalam gambar di bawah ini, Home Page diubah menjadi Google.com


5. Dan, tampilan awal Firefox Anda kini adalah Google.com

Panduan untuk memahami LINUX

0 comments

Dalam awal belajar linux, teman tentu belum terbiasa dengan kata-kata atau istilah baru diseputarnya. Sebenarnya masalah ini hanya “nama lain” dari suatu yang sama namun agak sedikit berbeda. Berikut ini adalah panduan bagi teman-teman untuk memahami tutorial, cara pakai atau semacamnya dalam LINUX :


1.Dimana “partisi C” dalam LINUX?
Dalam dunia Windows, bagian jantung dari sistemnya adalah partisi C. Nah, kalau teman ingin tahu “partisi C” dalam Linux, ini jawabannya : Sistem inti dimiliki setiap user yang tersedia –dibuat- pada computer tersebut. Jantungnya berada di folder home, atau bisa saja foldernya bernama seperti nama usernya. Jadi dalam Linux, tidak ada partisi, semua berbentuk Folder. Dan folder paling krusial adalah folder root, dialah folder milik “penguasa” komputer. Kalau teman berpikir dalam partisi “C” terdapat Program Files dsb, di LINUX berada di folder File System


2.Tipe desktop
Ada 3 tipe desktop dari banyak lainnya yang terkenal : GNOME, KDE, Xfce. GNOME adalah “tampilan” khas Linux, dia amat simple, tapi powerful dan ringan, tipe ini kalau di otak-atik akan bisa menyamai indahnya dektop MacOS X. saking simpelnya, tidak ada istilah apply, tapi langsung OK atau bahkan close dalam dialog boxnya, GNOME akan seru bagi orang yang ingin benar-benar LINUX. KDE, dektop ini berasa “mirip” windows, Karen atampilannya kokoh dan lengkap banget pilihan dialognya. Bagi yang baru pindah ke LINUX, KDE bakal familiar dengan kamu. Berikutnya Xfce, dektop ini adalah desktop yang sengaja dibuat bagi koputer dengan hardware minim, atau bisa dibilang computer tua. Walau gitu, tampilannya menawan namun terdapat keminiman fasilitas, ya karena keterbatasan hardware tadi.


3.DImana Control Panel dalam UBUNTU?
Di desktop GNOME, Control panelnya tersebar, ada di bagian awal desktop, daerah panel bernama System, bagi add/remove programnya ada di bagian panel Applications. Di desktop KDE contohnya distro Kubuntu-turunan Ubuntu yang pake tipe dektop KDE-, ya mirip windows tempatnya. Sedangkan Xfce, mirip kayak GNOME.


4.Pengertian user dan root
Nah, sebenarnya user dan root sudah umum dimengerti, tapi akan saya jelaskan nih. User adalah pengguna biasa yang punya keterbatasan akses terhadap sesuatu yang krusial, misalnya untuk menginstal suatu program, ia akan terlebih dahulu ditanya passwordnya. Ini juga yang mengakibatkan sulitnya virus hidup di lingkungan Linux. Sedangkan root, kalau teman punya passwordnya, bakal bisa ngapain aja di komputer itu. User biasa bisa jadi root dengan mengetikkan perintah di terminal sudo –s atau su


5.Bekerja dengan folder / directory
Dalam Linux, “folder” dinamakan directory. Folder dapat dibuat dengan klik kanan dan pilih new folder. Nah, kalau misala teman pernah mendapati tutorial di internet untuk mengetikkan perintah “cd” itu sama artinya dengan masuk ke folder. Contoh cd Desktop, berarti masuk ke folder yang bernama “Desktop”. Ada lagi misal cd /media/jaunty/jack/ maka itu berarti masuk folder media, lalu masuk folder jaunty dan kemudian masuk folder bernama jack. Perlu tahu juga, kalau dalam LINUX penulisan sesuatunya “case sensitive”, jadi huruf kecil tidak sama dengan huruf capital, jadi desktop tidak sama dengan Desktop loo.


6.Hidden file?
Jangan kaget kalau file yang hidden dalam Windows, bisa kelihatan dengan jelas jika dibuka dengan Linux. Sebab sistem hidden filenya beda. Kalau di Linux, untuk membuat file /folder menjadi hidden, hanya perlu rename dengan tanda titik didepannya, contoh : “.DEBS”, karena perbedaan ini, yang hidden di Linux juga bakal keliatan kalau dibuka di Windows. Jadi adil juga sih,hehehe.


7.Tentang * dan #
Kalau teman cek pulsa, biasanya diawali * dan diakhiri #. Arti *dalam tutorial atau cara pakai adalah “apapun nama filenya yang penting ekstensinya”, “atau semua yang berekstensi”. Misal, *.deb, berarti semua file yang berkestensi deb. Nah, kalau #, dalam bahasa pemrograman juga berarti kalimat yang diawali dengan # berarti hanya komentar/catatan, bukan perintah yang harus dijalankan. Teman akan akrab dengan # saat sudah agak mahir dan ingin eksplorasi lebih dalam pada LINUX.


8.Binatang *.deb, *.rpm, *.tar.gz?
Nginstal program? Nyari-nyari file *.exe tapi gak ketemu? Ya memang gak ada. Di Linux, paket aplikasi yang nantinya teman mau install berekstensi *.deb untuk distro turunan Debian, contohnya Ubuntu. Dan *.rpm untuk turunan Red Hat. Keduanya bisa dikonvert, tapi gak jaminan berhasil 100 %, aplikasi converternya bernama Alien. Nah, kalo *.tar.gz, itu mirip dengan *.zip, *.rar, jadi itu adalah file yang dikompres ukurannya yang sewaktu-waktu bisa diekstrak lagi.


9.Ubuntu tidak sama dengan LINUX ?
“Kamu pake Ubuntu apa LINUX?”, bener gak ya pertanyaan itu? Yang bener, Ubuntu adalah termasuk jenis, atau akrab dinamakan distro, singkatan dari distribution LINUX. Jadi Linux itu distronya macem-macem, ada Red Hat, Fedora, Debian, Slackware, Ubuntu, PCLinux OS, Dream Linux, Karoshi, Zeneduc, Open BSD, Open Solaris, OpenSUSE, sampai distro khas Cirebon bernama Xintren-hasil karya CITC, partner KINCIR-, juga insya Allah akan dibuat distro KINCIR.


10.~$ apaan tuh?
Dalam tutorial di internet, sering banget ada symbol ini, artinya adalah “apapun nama user lo, yang penting ketik perintah setelah tanda ini”, jadi ~ adalah nama user/home. Juga home bisa berbentuk dalam perintah ~/. Jadi jangan bingung ya, symbol ini jangan dianggep.


11.Binatang LIVE CD?
Konser musikkah? Live CD adalah cd/dvd/usb unutk mencoba memakai linux tanpa menginstallnya di komputer. Hebat kan? Live cd dijalankan dengan boot komputer awal dengan memilih medianya sebagai first boot. Ini bisa di setting dulu lewat BIOS, kalo gak ngerti, teman bisa nanya lebih lanjut. LIVE CD bisa dipake untuk menyelamatkan data saat WINDOWS/LINUX punyamu rusak atau hang, Live cd bisa juga sebagai media untuk membackup data dan memartisi.


12.Bash, terminal, konsole, or what ever
Nama-nama itu adalah nama lain dari command prompt atau interface berbasis teks, bukan gambar.


13.Binatang repository?
Repository atau biasa disingkat Repo adalah paket-paket program yang tersedia untuk diinstalkan pada Linux kamu. Jadi semacam kumpulan ribuan master, hebat kan? Repo bisa berbentuk softcopy *.iso atau udah dibakar dalam 3-6 DVD, atau juga repo online yang disediakan di internet.


14.Nautilus?
Ini apaaaa lag? Nautilus adalah windows explorernya Linux, ada juga sih tipa lain, tapi yang paling terkenal ya ini. Kalau teman ingin menjalankan explorer lewat terminal/command prompt, ketik nautilus. Ketik perintah sudo nautilus lalu enter dan masukkan password teman (password dalam terminal gak dilihatin dalam bentuk asterisk * kayak saat ambil ATM, jadi ketik aja terus enter, jangan bingung). Nautilus ini bisa ngapus file-file virus, seperti autorun.inf dan RECYCLE yang ada gambar gemboknya dengan mudah.

Sumber : Yandriana 

Cara Menginstall Ubuntu Dengan Menggunakan VirtualBox (XP, Vista, 7, dan 8)

1 comments

Kali ini, Windowsku akan membahas cara menginstall Ubuntu. Tentunya, dengan bantuan software yaitu VirtualBox. VirtualBox adalah sebuah software virtual yang dapat menginstall OS dalam OS utama. OS utama yang saya maksudkan adalah OS primer yang terinstall di komputer kita. Biar tidak bingung, dengan memakai cara ini, saya dapat menginstall Ubuntu di dalam komputer saya yang sudah terinstall Windows 7.


Cara ini sangat berguna, jika kamu ingin sekedar mencoba OS baru, atau tidak mau bersusah payah menginstallnya lewat Boot dan BIOS. VirtualBox ini dapat kamu gunakan secara gratis, dan dapat diunduh melalui website di:
Dan, unduh (download) Ubuntu 12.04 (versi terbaru) Precise Pangolin di website resminya, di:
Yuk! Mari kita mulai tutorialnya. Saya sangat sarankan untuk membaca semua ulasan yang saya berikan, agar tidak salah nantinya.

Konfigurasi VirtualBox

Install VirtualBox di komputer kamu. Lalu, jalankan VirtualBox. Klik "Baru" untuk memulai konfigurasi VirtualBox.
Lalu, akan keluar jendela "Selamat datang". Klik Next untuk melanjutkan. Langkah berikutnya yaitu memberikan nama untuk OS yang akan kamu install. Berikutnya, pilih Operating System Linux dan pilih Version Ubuntu. Seperti gambar dibawah ini:
Langkah selanjutnya adalah menentukan besar RAM yang akan digunakan. Saya sarankan untuk memakai RAM 512 MB. Jika sudah klik Next.
Lalu, kamu akan dihadapkan dengan opsi Hard disk Virtual. Karena ini virtual, tentu saja kamu tidak perlu menambah Hard Disk baru lagi. VirtualBox akan mengambil kapasitas hard disk kamu untuk membuat Hard Disk Virtual. Beri checkbox pada "Start-up disk" dan klik "Create new hard disk". Jika sudah klik Next
Jendela baru akan keluar. Kamu akan diminta untuk konfigurasi Hard disk virtual. Saya sarankan untuk memilih Hard disk virtual yang jenisnya VDI (VirtualBox Disk Image). Lalu, klik Next
Langkah selanjutnya adalah memilih detail dari Virtual Disk. Ada dua jenis yang diberikan, yaitu:
  1. Dynamically Allocated: Maksud dari jenis ini adalah Hard disk Virtual yang akan digunakan oleh Ubuntu nantinya, semakin lama semakin besar, jika kamu menambahkan data ke Hard disk Virtual dari Ubuntu. Sebagai contoh, jika kamu mengunduh (download) file menggunakan Ubuntu, maka Hard disk Virtual akan bertambah kapasitasnya.
  2. Fixed Size: Maksud dari jenis ini adalah, Hard disk Virtual yang digunakan oleh Ubuntu nantinya adalah kapasitas yang pasti. Jika kamu memberikan Hard disk Virtual dari Ubuntu kapasitasnya hanya 5 GB. Maka, data yang tersimpan di Ubuntu, tidak boleh lebih dari 5 GB.
Supaya lebih mudah, saya sarankan untuk menggunakan Dynamically Allocated. Klik Next jika sudah.
Lalu, carilah tempat untuk menyimpan Hard disk Virtual Ubuntu. Kemudian, tentukan kapasitas Hard disk Virtual yang akan digunakan oleh Ubuntu. Jika sudah, klik Next. Seperti gambar dibawah ini:
Selanjutnya, kamu diberkan risalah, atau deskripsi dari apa yang kamu buat. Langsung saja, klik Create. Jendela hard disk Virtual akan menghilang. Lalu, klik "Create" lagi untuk menyudahinya. Maka, akan tersedia detail dari Ubuntu Precise Pangolin di VirtualBox. Seperti pada gambar dibawah ini:
Klik "Mulai" untuk menginstall Ubuntu Precise Pangolin.
Jendela Selamat datang akan muncul. Klik "Next" untuk melanjutkan. Selanjutnya, klik Icon "Browse" untuk mencari file ISO dari Ubuntu yang telah kamu unduh (Download). Jika sudah, klik Next:
Maka, akan keluar Risalahnya. Klik Mulai.
Menginstall Ubuntu 12.04 Precise Pangolin

Ubuntu akan loading pada VirtualBox dan mempersiapkan instalasi. Lalu, klik "Install Ubuntu" pada VirtualBox.
Jika anda memiliki koneksi internet, anda bisa menginstall Update dari Ubuntu saat Ubuntu melakukan instalasi. Yang perlu anda lakukan adalah memberi tanda centang pada "Download updates while installing" Klik "Continue" jika sudah.
Langkah selanjutnya adalah memilih opsi partisi. Saya sarankan memilih opsi pertama, yaitu "Erase disk and install Ubuntu". Dan klik Continue.
KETERANGAN: Data kamu di komputer tetap aman, maksud dari Erase disk adalah menghapus harddisk virtual yang telah dibuat oleh VirtualBox. Data yang ada di Windows akan tetap ada.
Lalu, langkah selanjutnya klik "Install Now".
Lalu, Ubuntu akan melakukan instalasi. Selama proses instalasi, anda diminta untuk memasukkan beberapa informasi. Yang pertama adalah kota dimana anda tinggal.
Klik "Continue" jika sudah. Lalu, pilih keyboard layout "English (US)". Lalu klik "Continue".
Lalu, anda diminta untuk memasukkan nama anda, nama komputer anda, username, beserta password. Jika sudah, klik "Continue".
Selesai memasukkan data, silahkan tunggu hingga proses instalasi Ubuntu selesai.
Setelah selesai melakukan instalasi, Ubuntu akan meminta untuk restart. Klik "Restart".
Ubuntu akan melakukan konfirmasi sekali lagi. Tekan tombol Enter untuk melakukan restart. Setelah restart, anda siap menggunakan Ubuntu. Selamat!

Kesimpulan

Instalasi Ubuntu di VirtualBox tidaklah terlalu sulit dan semua orang dapat menggunakannya. Tapi, mudah - mudahan dengan adanya tutorial ini, semakin membantu dan mempermudah anda dalam melakukan instalasi. Akhir kata, selamat menggunakan Ubuntu 12.04 Precise Pangolin.

Tips Internet Sehat Untuk Seorang Anak

0 comments

Bagi sebagian anak, bermain komputer sudah merupakan suatu kegiatan yang dianggap lumrah pada saat ini. Entah itu hanya sekedar bermain game secara offline hingga berselancar di dunia maya (online). Namun tampaknya di era teknologi seperti saat ini, komputer lebih difungsikan sebagai perangkat pendukung jaringan internet. Meskipun sudah bertebaran produk-produk gadget saingan yang mampu menjelajah internet semacam ponsel, iPad, hingga tablet, namun PC (Personal Computer) sepertinya masih menjadi media idola bagi para orang tua ketika tengah mengajari anaknya mengenal teknologi canggih seperti komputer. Pasalnya PC tidak mudah disembunyikan dari pengawasan orang tua, serta memiliki proteksi yang lebih kuat dengan fitur-fitur keamanan yang lebih lengkap.
Internet pun sudah tidak menjadi barang mewah seperti sepuluh tahun yang lalu dimana internet masih awam bagi kebanyakan orang. Harganya pun kini sudah terjangkau dengan beragam promosi dari para pihak vendor jaringan. Selain itu, tidak ada salahnya bila kita mengenalkan teknologi generasi masa depan ini kepada anak-anak kita sejak dini agar mereka tidak gaptek (gagap teknologi) di kemudian hari. Banyak sisi positif yang bisa diperoleh untuk anak-anak kita, mulai dari memanfaatkan internet dalam mencari bahan referensi untuk mengerjakan tugas dari sekolah, mempererat persahabatan dengan teman sebaya lewat media sosialisasi, hingga sekedar mengisi waktu luang dengan bermain game online.
Namun demikian dibalik kemudahan tersebut, internet juga memiliki peluang negatif yang bisa dibilang sama besarnya. Semakin berkembangnya teknologi canggih membuat orang tua patut meningkatkan kewaspadaan dalam menyeleksi beragam informasi untuk anak-anaknya. Tidak semua konten yang beredar di internet layak dikonsumsi anak-anak di bawah umur. Tentunya kita sebagai orang tua, tidak ingin kecolongan selama memberikan pendidikan dan pengarahan kepada anak-anak kita. Dalam artikel ini akan diuraikan beberapa tips untuk menerapkan pola berinternet yang sehat bagi anak-anak kita di rumah:
  • Ketika kita akan memperkenalkan dunia internet pada anak-anak kita, langkah awal yang patut dipertimbangkan adalah memposisikan dari segi usia. Hal ini dianggap paling penting dibandingkan dengan jumlah frekuensi pelajaran yang kita berikan. Ketika anak-anak Anda baru menginjak usia antara 3 hingga 5 tahun, Anda dapat mengetahui seberapa jauh minatnya terhadap suatu hal, lalu kemudian menuntunnya untuk menumbuhkan hasrat dan keinginan anak tersebut lewat beberapa situs internet yang sesuai. Kebanyakan di usia balita seperti saat ini, anak-anak cenderung menyukai gambar-gambar berwarna disertai tokoh-tokoh kartun yang sering dilihatnya melalui program acara televisi kesayangannya. Anda bisa mencarikannya lewat situs pencari misalnya, lalu kemudian mencetak gambar tersebut untuk dipajang di dinding kamarnya. Atau Anda juga bisa mengunjungi web yang menyediakan komik ataupun cerita dongeng, baik secara online maupun yang bisa diunduh. Selanjutnya pada usia 5 hingga 7 tahun, biasanya sifat dasar si anak tersebut adalah serba ingin tahu dan memiliki hasrat untuk melakukan semacam eksplorasi sendiri. Dengan demikian, pada masa usia tersebut pengawasan selektif dari orang tua mulai sangat diperlukan untuk memberikan arahan dan bimbingan dasar sebelum ia benar-benar siap mengenal banyak hal di dunia maya. Namun ingat, Anda tidak perlu membatasi kreatifitasnya dalam mencari informasi yang ingin diketahuinya, asalkan Anda tetap menuntunnya ke arah yang tepat. Larangan justru akan semakin membuat anak-anak Anda penasaran sehingga besar kemungkinan akan berusaha mencuri kesempatan di saat kita lengah.
  • Dalam menerapkan internet sehat untuk anak Anda hendaknya Anda membuat suatu peraturan atau perjanjian sebelum Anda memberi akses Internet kepada anak Anda. Hal ini merupakan langkah awal yang bijaksana demi menjaga keamanan anak Anda ketika memasuki dunia maya. Pastikan bahwa ketika si buah hati tengah asyik menjelajah sebuah situs harus tetap di bawah pengawasan dan bimbingan Anda sebagai orangtua. Buatlah perjanjian dengannya, seperti memberi izin untuk mengakses internet apabila ada orangtua ataupun pengasuh yang mendampinginya, tidak boleh sembarangan membuka situs ataupun program yang berbahaya (Anda dapat memberikan alasan kepada anak Anda bahwa bahwa jika ia membukanya maka akan merusak komputer kesayangannya). Selain itu pastikan pada anak Anda bahwa ia tidak boleh mudah percaya dengan orang yang baru dikenal, terlebih bila ia diminta untuk memberikan data-data yang sifatnya pribadi kepada orang asing tersebut.
  • Berikan proteksi secara tidak langsung kepada anak Anda, dalam hal ini termasuk memasang software khusus untuk memblokir situs-situs yang mengandung konten berbahaya dan tidak relevan bagi anak-anak seusianya. Contoh dari software yang dapat Anda gunakan yaitu Webroot Anti-Spyware, Naomi, Netdog, serta software buatan lokal PERISAI. Dan yang paling penting, usahakan untuk selalu menjaga komunikasi yang bersifat terbuka dan positif dengan anak-anak Anda. Tanggapi setiap pernyataan dan rasa ingin tahu seorang anak tentang apa yang biasa dilihatnya dan ingin diketahuinya. Lewat pendekatan yang tepat, niscaya anak Anda akan dapat mengerti dan memahami segala hal yang kelak akan menjadi pedoman hidupnya di masa yang akan datang.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda dalam rangka mewujudkan cara berinternet sehat untuk anak-anak Anda

Sumber : informasitips.com

Adobe Photoshop Terbaru tidak akan Support dengan Windows XP

0 comments

Kejayaan Windows XP sebagai OS terpopuler telah dikalahkan oleh Windows 7. Dan, para developer aplikasi pun akan mulai meninggalkan OS yang tidak akan disupport oleh Microsoft pada 2014 mendatang tersebut. Yang terbaru adalah Adobe yang mengungumkan bahwa Photoshop terbaru tidak akan support dengan Windows XP.

“Tim Photoshop ingin memberikan notifikasi lebih lanjut bahwa Photoshop CS6 (13.0) akan menjadi versi terakhir dari Photoshop yang support dengan Windows XP,” ujar Manajer Produk Adobe, Tom Hogarty.

Dia beralasan, pemberhentian dukungan terhadap Windows XP terkait dengan performa hardware modern yang tidak dimiliki oleh OS tersebut. Secara spesifik dia menyebut bahwa hardware untuk interface grafis di Windows XP kurang mendukung performa software.

Dia mengatakan dengan pengumuman tersebut pihaknya berharap bisa memberikan informasi yang penting bagi para konsumennya. Selanjutnya, jika nantinya Adobe meluncurkan Photoshop versi terbaru, maka pastikan sistem operasi yang digunakan kompatibel.

Sejarah Susunan Keyboard (Qwerty)

0 comments

Bagi kalian yang sering menggunakan komputer, pernahkah mengamati susunan huruf yang tertera pada keyboard tersebut? Coba deh kalian amati susunan hurufnya. Ternyata tidak tersusun secara berurutan dari A sampai Z, melainkan tersusun secara acak. Kalian pasti bertanya-tanya, mengapa susunan hurufnya seperti itu? Bagaimana awal mulanya hingga terbentuk susunan huruf yang acak seperti itu? Lalu apakah susunan keyboard seperti ini digunakan di seluruh negara di dunia? Yuk kita telusuri sejarahnya.
Susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini diistilahkan dengan Qwerty. Istilah Qwerty ini diambil dari enam huruf pada susunan teratas dari sebuah keyboard. Sebenarnya susunan tersebut adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien. Karena susunan tersebut sengaja dibuat seperti itu agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Loh? Mengapa demikian? Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868).

Pada awalnya susunan keyboard yang asli rancangan Christopher Latham Sholes ini tidaklah Qwerty. Susunan awal ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat. Namun karena terlalu cepatnya dalam mengetik, sampai - sampai sering timbul masalah. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu saling mengait/tersangkut antara satu dengan yang lainnya.

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan huruf itu sedemikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya. Hal ini berarti susunan Qwerty adalah susunan yang paling tidak efisien karena ditujukan agar kita dapat mengetik dengan lebih lambat.

Akhirnya pada tahun 1973 susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan kemudian diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), yang umumnya disebut Dvorak yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940. Susunan Dvorak menggunakan kelima vokal dan lima konsonan yang paling umum digunakan yaitu AOEUIDHTNS. Susunan Dvorak ini memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya Dvorak harus kalah dengan susunan huruf Qwerty yang sudah banyak digunakan di dunia pada saat itu.

Susunan keyboard lainnya yang merupakan perkembangan dari susunan Qwerty adalah Qwertz yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dan lain-lain. Azerty yang dipakai oleh negara Prancis dan Belgia, serta Qzerty, dan lain-lain.

Teknologi EVDO

0 comments

Saat ini banyak orang yang ketika membeli sebuah modem kerap bertanya, apakah modem yang dipilihnya tersebut sudah dilengkapi dengan teknologi EVDO? Banyak anggapan bahwa teknologi EVDO memiliki kecepatan yang lebih dibandingkan dengan 3G. Namun apakah seperti itu?

EVDO merupakan singkatan dari Evolution Data Only atau Evolution Data Optimized. Teknologi ini merupakan standar transmisi data nirkabel generasi ketiga. Jika Anda kerap mendengar kata 3G, maka EVDO termasuk dalam teknologi 3G. Bedanya, jika 3G berlaku untuk jaringan GSM, maka EVDO adalah milik jaringan CDMA. Selain itu, EVDO juga diklasifikasi menjadi beberapa jenis, hal tersebut berkaitan dengan standar revisi. Oleh karena itu kita kerap mendengan EVDO Rev A atau EVDO Rev B. Standar revisi memang dinamakan secara alfabet, dimulai dari EVDO Rev O, EVDO Rev A dan EVDO Rev B. Dan, semakin tinggi revisi, maka tentu saja semakin tinggi pula kecepatan akses yang ditawarkan.
Untuk EVDO Rev O, kecepatan maksimal yang bisa diperoleh adalah 2.4 Mbps. Sedangkan untuk EVDO Rev. A, Anda bisa memperoleh kecepatan akses data hingga 3.1 Mbps. Sedangkan untuk EVDO Rev. B, hingga kini masih dalam proses pengembangan, dan belum diketahui berapa kecepatan akses maksimum yang bisa didapatkan.
Di Indonesia sendiri, terdapat modem milik Smartfren yang sudah menggunakan teknologi EVDO Rev. B. Pihak Smart awalnya meluncurkan modem EVDO Rev. B fase 1 dengan kecepatan hingga 9.3 Mbps. Dan kini telah ada teknologi EVDO Rev. B fase 2 dengan kecepatan hingga 14.7 Mbps.
Namun, apapun teknologi jaringan yang dimiliki oleh sebuah modem, hal tersebut akan sia-sia jika Anda tidak tercover jaringan tersebut. Misalnya, Anda memiliki modem EVDO Rev B, tapi berada di wilayah Jawa Timur, maka kecepatan yang Anda peroleh bakal sama dengan modem EVDO Rev A. Karena, saat ini jaringan EVDO B baru ada di Jakarta dan Bali. So, perhatikan hal ini jika membeli sebuah modem.

Tips Mengubah Tampilan Windows 7 Menjadi Android dengan Android Skin Pack

0 comments

Mengganti tampilan adalah cara yang jitu jika Anda mengalami kebosanan dengan tampilan komputer yang itu-itu saja. Dan, salah satu theme yang menarik untuk Windows 7 adalah tampilanAndroid. Dengan mengubah tampilan komputer Windows 7 Anda menjadi seperti Android, Anda akan serasa memiliki handphone atau tablet Android.
Cara mengubahnya pun cukup mudah. Berikut ini adalah langkah-langkah yang harus Anda lakukan:
  • Sebagai langkah pengamanan, Anda sebaiknya memanfaatkan system restore. Hal ini perlu, karena setelah Anda menginstall theme Android ini, Anda akan sulit untuk mengembalikan ke keadaan semula. Anda bisa menonaktifkan User Acount Control. Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa full system backup sudah aktif agar system restore point dapat berjalan.
  • Berikutnya, Anda harus mengunduh Android Skin Pack, yang bisa didownload di sini. Di situ, Anda bisa memilih berbagai tampilan Android. Dari Android Gingerbread 2.3, Android Honeycomb 3.1 ataupun Android Ice Cream Sandwich 4.0.
  •  Setelah berhasil mengunduhnya, Anda tinggal menginstall Android Skin Pack tersebut.
  • Setelah proses instalasi selesai, Anda bisa me-reboot komputer Windows Anda. Dan, voila, komputer Windows 7 Anda akan berubah tampilan menjadi Android.
Sebagai informasi tambahan, Android Skin Pack bukanlah sebuah aplikasi yang akan menambah sistem operasi di komputer Anda. Jangan berharap setelah Anda berhasil menginstall Android Skin Pack ini, Anda bisa menjalankan berbagai aplikasi Android.
Jika menginginkan untuk menjalankan sebuah aplikasi Android, Anda perlu sebuah aplikasi tambahan lain yang merupakan sebuah aplikasi emolator Android. Salah satunya adalah BlueStacks. Namun sayangnya, aplikasi BlueStacks ini masih dalam versi Beta 1. Dan, ketika Anda mencobanya akan sering crash dan tak bisa dijalankan.
(Berita Teknologi.com)

Langkah-Langkah Membuat Booting Windows 7 Pada USB Flash Disk

0 comments

 


Sekarang sudah tidak jaman lagi membawa tas/tempat CD untuk menginstall laptop atau Netbook anda atau teman anda. Sekarang sudah jamannya serba istimewa, dengan menggunakan USB Flash disk kita sudah dapat menginstal Computer,Notebook, dan juga Netbook, prosesnya juga simple dan tidak rumit lagi untuk membawanya.

Memiliki flash disk bootable sangat penting, terutama jika Anda adalah pengguna Netbook yang tidak mempunyai CD ROM internal. Menggunakan USB bootable untuk menginstal sistem operasi (OS) tidak hanya membuat instalasi lebih cepat, tetapi juga dapat menyimpan file instalasi yang sangat besar yang biasanya disimpan dalam DVD. 
 Membuat atau menggunakan USB drive untuk menginstal sistem operasi Windows sangat mudah jika Anda mengikuti langkah-langkah yang disebutkan di bawah ini.

  1. Masukkan flash disk dengan minimal space 4GB yang masih kosong karena akan dijadikan bootable flash disk.
  1. Buka Command Prompt dengan cara klik [Start] dan ketik [CMD] dalam kotak search lalu tekan [Enter]. Alternative lain adalah melalui ; Start >All programs>Accessories> klik kanan pada Command Prompt dan pilih [run as administrator]. 
  2. Ketika Command Prompt terbuka, masukkan command/perintah berikut:
    1.  DISKPART [enter] 
    2.  LIST DISK [enter] – (untuk melihat pada disk berapa tepatnya FD anda berada) 
    3. SELECT DISK 1 [enter] (tergantung disk FD anda (lihat kapasitas FD anda)  
    4. CLEAN [enter] 
    5. CREATE PARTITION PRIMARY [enter] 
    6. SELECT PARTITION 1 [enter]  
    7. ACTIVE [enter]  
    8. FORMAT FS=NTFS[enter] (proses ini lumayan lama karena kita harus menunggu sekitar 10 – 15 menit tergantung kecepatan computer yang anda gunakan) atau dapat juga langsung memformat FD anda melalui tampilan My Computer. Setelah anda format FD lanjut ke langkah berikiutnya.  
    9. ASSIGN[enter]  
    10. EXIT[enter]  
  3.  Setelah itu anda copy semua file master windows 7 anda baik dari DVD atau file yang anda simpan di computer anda.
  4.  Sedikit saran baiknya FD anda dipatenkan saja untuk digunakan mengistal windows 7 demi menhindari bercampurnya “VIRUS” didalam FD anda dan baiknya anda juga menggunakan FD berkapasitas 8GB untuk sekalian menampung program – program file yang akan anda install pada computer yang akan anda install nantinya.Ingat pembuatan Booting FD ini dibuat menggunakan SO Windows 7 ya.

Selamat mencoba semoga bermanfaat buat anda.

my faforite video

 
Akumicawa © 2011 Design by Emon Tok | Sponsored by Akumicawa